Sunday, April 19, 2026
Turki

Lahir prematur, terinfeksi corona di usia lima hari, bayi Suriah sembuh di Turki

TURKINESIA.NET – IZMIR. Bayi Suriah, Aziz, didiagnosis positif Covid-19 hanya lima hari setelah lahir. Setelah sebulan menjalani perawatan di rumah sakit provinsi Izmir, kini ia sembuh dan telah diperbolehkan pulang.

Mustafa al-Mahmoud dan Siham al-Tamar, orang tua Aziz, menikah lima tahun lalu di provinsi Aleppo, Suriah. Mereka melarikan diri dari konflik internal di negaranya. Mahmoud datang ke Izmir empat tahun lalu dan mulai membuat sepatu untuk kebutuhannya sehari-hari.

Mahmoud membawa pasangannya ke Izmir tahun lalu. Setelah Tamar mengalami demam tinggi sekitar sebulan yang lalu, Mahmoud membawanya ke rumah sakit tempat ia melahirkan bayi laki-laki pada minggu ke-33.

Bayi Aziz dibawa ke unit perawatan intensif untuk bayi yang baru lahir karena kesulitan bernafas. Dia dinyatakan positif Covid-19.

Sebuah tabung dimasukkan ke perutnya untuk perawatan medis. Dia merespon perawatan dengan baik. Setelah sebulan dirawat, kemudian dilakukan tes kembali dan hasilnya negative. Aziz kemudian dikembalik kepada keluarganya.

Defne Engur, administrator klinik untuk bayi baru lahir di rumah sakit itu, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa petugas kesehatan di unit perawatan intensif berjuang panjang untuk menyelamatkan bayi Aziz.

Defne Engur menyatakan bahwa mereka memantau bayi di ruang isolasi selama sebulan.

“Karena itu adalah bayi prematur, dia bisa bernapas dengan ventilator. Setelah ia dinyatakan positif Covid-19, kami mulai menerapkan pengobatan ganda. Kami melepasnya dari ventilator setelah ia memberikan respon positif terhadap perawatan.”

Keberhasilan bagi pasukan kesehatan

Engur mengatakan bahwa pertemuan bayi dengan ibunya untuk pertama kalinya merupakan saat yang begitu mengharukan bagi semua staf perawatan.

“Sekarang, bayinya dapat disusui dengan nyaman,” katanya, seraya menambahkan bahwa “ada bayi yang dikeluarkan dari rumah sakit hari ini, dan ada pasukan kesehatan di balik kesuksesan ini.”

“Kami sangat bahagia dan bangga sebagai tim,” kata Engur.

Mehmet Yekta Oncel, supervisor pelatihan klinik, juga mengatakan bahwa mereka bangga telah berhasil merawat bayi Aziz meskipun tidak ada banyak sumber daya ilmiah tentang perjalanan penyakit pada bayi prematur.

Ibu bayi, Tamar, mengatakan dia menggendong bayinya untuk pertama kalinya.

“Aziz adalah anak pertama saya. Saya sangat sedih mengetahui bahwa dia terkena Covid-19, tetapi bayi saya pulih berkat perawatan yang diberikan oleh petugas kesehatan kepadanya.”

Dia berterima kasih kepada semua petugas kesehatan atas kerja keras mereka.

Ayah bayi, Mahmoud, mengatakan dia berhutang banyak pada Turki. Ia juga mengatakan bahwa nyawa putranya diselamatkan oleh petugas kesehatan Turki.

“Saya sangat berterima kasih kepada petugas kesehatan. Mereka tidak pernah meninggalkan kami sendirian selama proses ini,” katanya. Mahmoud sangat bersemangat ketika pertama kali menggendong anaknya.

Sumber: Anadolu Agency English

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x