Monday, March 2, 2026

archivegenosida

Amerika

Wapres Turki sebut istilah genosida lebih cocok digunakan pada Amerika

TURKINESIA.NET – ANKARA. Wakil Presiden Turki pada hari Sabtu kembali menanggapi pernyataan Presiden Amerika Serikat Joe Biden terkait Peristiwa 1915. Fuat Oktay mengatakan bahwa istilah genosida lebih cocok digunakan bagi Amerika. “Istilah genosida sendiri bukanlah kata yang mudah digunakan oleh siapa pun. Jika kata genosida harus digunakan, itu harus digunakan...
Asia

Pakistan dukung pendapat Turki terkait Peristiwa 1915

TURKINESIA.NET - Menteri luar negeri Pakistan pada hari Minggu mengatakan bahwa Islamabad mendukung tesis Turki tentang peristiwa 1915, melawan pernyataan kontroversial Presiden AS Joe Biden yang dibuat akhir pekan ini. Dalam panggilan telepon dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu, Shah Mahmood Qureshi menekankan dukungan Pakistan untuk Turki membawa peristiwa 1915,...
Amerika

Erdogan tantang Biden buka arsip Peristiwa 1915

TURKINESIA.NET - ANKARA. "Saya dengan ini menyerukan kepada pihak berwenang AS untuk datang ke Turki dan memeriksa bukti kami berkaitan dengan tahun 1915," kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan dalam konferensi pers Senin malam setelah rapat kabinet. Pernyataan itu merupakan kritik tajam atas pengakuan Presiden AS Joe Biden atas peristiwa 1915...
Bangsa Turk

Dewan Turki kenang rakyat Azerbaijan korban genosida 1918

TURKINESIA.NET - ANKARA. Dewan Turki pada hari Rabu mengenang para rakyat Azerbaijan yang menjadi korban genosida tahun 1918. "Tanggal 31 Maret yang diperingati di Republik Azerbaijan sebagai Hari Genosida orang Azerbaijan, menandakan ingatan akan pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Azerbaijan pada bulan Maret 1918 oleh pasukan Armenia di Baku, Shamahi,...
Internasional

Turki tolak pernyataan Portugal tentang peristiwa 1915

TURKINESIA.NET - ANKARA. Kementerian Luar Negeri Turki pada Sabtu menolak pernyataan Parlemen Portugal tentang peristiwa 1915. “Kami menolak pernyataan Parlemen Portugal pada 26 April atas peristiwa 1915,” tegas Kemlu Turki dalam pernyataanya. "Pendekatan seperti itu, yang mempolitisasi sejarah dan mengabaikan hukum internasional dan hukum Eropa, tidak akan pernah bisa diterima," kata...