TURKINESIA.NET - ANKARA. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan solidaritas dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Kamis pagi setelah Donald Trump...
TURKINESIA.NET - ANKARA. Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Donald Trump John Bolton meninggalkan Ankara setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan menolak pertemuan yang diminta. Erdogan pada hari sebelumnya mengecam pernyataan Bolton yang menyatakan bahwa syarat Washington untuk penarikan pasukan dari Suriah adalah bahwa Turki melindungi Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang berafiliasi dengan PKK di Suriah. Selanjutnya Erdogan mengatakan kepada wartawan bahwa Penasihat Presiden Ibrahim Kalın adalah mitra Bolton dari Turki. Keduanya mengadakan pertemuan di Kompleks kepresidenan di Ankara pada hari Selasa untuk membahas Suriah. Kalın mengatakan kepada anggota pers pada Selasa...
TURKINESIA.NET – ANKARA. Turki tidak berniat menduduki Suriah, "tanah air kami seluas 780.000 kilometer persegi sudah cukup bagi kami," kata Presiden Recep Tayyip Erdoğan, Kamis . "Saya mengatakan ini dengan jelas, Turki adalah satu-satunya negara di Suriah dengan tujuan kemanusiaan," katanya dalam pidatonya di Akademi Militer Turki di Ankara. Erdogan sekali lagi menekankan pentingnya Perjanjian Adana yang juga dibahas selama pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu . Perjanjian sejak 1998 ditandatangani antara Ankara dan Damaskus ketika kedua negara berada di ambang perang karena dukungan rezim Suriah kepada...
TURKINESIA.NET - Turki tidak dapat menerima pernyataan Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Donald Trump, John Bolton tentang kelompok teror YPG yang merupakan cabang PKK di Suriah. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa (08/01) saat berpidato pada pertemuan kelompok parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan (AK Party). Erdogan menambahkan bahwa Turki juga tidak dapat menerima kondisi AS melindungi teroris YPG. Erdogan menegaskan kembali tekad Turki untuk membersihkan teroris dari Suriah setelah pasukan AS meninggalkan negara itu. "YPG tidak bisa mewakili orang Kurdi. Turki tidak bisa menerima kondisi AS...
TURKINESIA.NET – ANKARA. Hampir 80.000 tentara Angkatan Bersenjata Turki (TAF) siap untuk ikut serta dalam operasi di Manbij, Suriah dan di timur wilayah Eufrat. Operasi tersebut akan menjadi operasi lintas-perbatasan terbesar dalam sejarah modern negara itu sejak keberhasilan penempatan Turki di Siprus pada 1974. Operasi di sebelah timur Sungai Eufrat akan atur dari markas pusat di provinsi Turki selatan Sanlıurfa dan Kilis di perbatasan Suriah. Empat puluh empat tahun yang lalu, TAF meluncurkan Operasi Perdamaian Siprus untuk mengakhiri penindasan dan kekejaman pihak Yunani dan untuk melindungi kehidupan serta kebebasan komunitas...
TURKINESIA.NET – ANKARA. Setidaknya 53.000 warga Suriah akan dapat memberikan suara dalam Pilkada Turki yang akan diadakan pada 31 Maret, Menteri Dalam Negeri Turki mengatakan pada 19 Januari. Suleyman Soylu mengatakan bahwa 53.099 warga Suriah, yang memperoleh kewarganegaraan Turki, akan dapat memilih dalam pemilihan lokal. Pernyataan tersebut disampaikan Soylu di provinsi tenggara Mardin di mana ia menghadiri pertemuan keamanan pemilu. "Pada hari pemilihan 547.000 pasukan keamanan akan bertugas," kata Soylu. Soylu juga mengatakan bahwa Turki menugaskan 6.680 personel keamanan tambahan di 11 provinsi dan 12 kabupaten untuk menghindari ancaman dan...
TURKINESIA.NET – ANKARA. Sebanyak 28 tersangka pada Selasa (08/01) diadili di ibu kota Turki, Ankara, terkait kasus pembunuhan duta besar Rusia tiga tahun silam. Andrey Karlov dibunuh dalam acara pembukaan galeri seni Ankara pada 19 Desember 2016 oleh Mevlut Mert Altintas, seorang perwira polisi nonaktif yang terafiliasi dengan organisasi teroris FETO. Altintas ditembak mati oleh polisi ketika berusaha kabur. Para tersangka - termasuk Fetullah Gulen, pemimpin Organisasi Teroris Fetullah (FETO) yang bermarkas di Amerika Serikat - didakwa melanggar ordo konstitusional, karena melancarkan aksi teror. Pada Desember, pengadilan menerima surat dakwaan...