
TURKINESIA.NET – MISRATA. Kapal Turki yang digerebek oleh pasukan pemberontak Jenderal Khalifa Haftar di lepas pantai Libya dibebaskan dari Pelabuhan Ras al-Hilal pada Kamis, lima hari setelah ditawan.
Pasukan Haftar pada Senin malam mengklaim telah mencegat sebuah kapal Turki yang mengibarkan bendera Jamaika saat menuju Pelabuhan Misrata di Libya barat.
Turki adalah pendukung utama Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang berpusat di barat Libya yang diakui secara internasional. GNA telah bertahun-tahun memerangi milisi Haftar yang berbasis di timur.
Juru bicara pasukan Haftar, Ahmed al-Mismari, mengatakan bahwa kapal kargo komersial, Mabrouka, memiliki 17 awak, termasuk sembilan warga negara Turki dan membawa peti kemas yang belum diperiksa. Pasukan LNA menghentikan kapal itu di dekat pelabuhan timur Derna, katanya.
Milisi mengklaim kapal tersebut memasuki area terlarang dan tidak menanggapi panggilan hingga akhirnya dicegat dan dibawa ke Pelabuhan Ras al-Hilal.
Kementerian Luar Negeri Turki pada hari Selasa mengutuk langkah tersebut dan menyerukan langkah-langkah untuk memungkinkan kapal mengikuti rute yang telah direncanakan sebelumnya.
Kementerian itu mengatakan insiden tersebut terjadi karena tindakan agresif milisi Haftar, meskipun ada upaya PBB menuju proses politik di negara itu.
Sumber: Daily Sabah






Ertugrul pernah lepas daripada Dragos masa kena kepung dalam kastil kristian…tapi rundingan dgn Dragos menyebabkan Ertugrul boleh lepas..kebijaksaan tu yg memyebabkan tak berlaku pertumpahan darah
Dunia umat islam kehilangan pemimpin bijaksana seperti erdogan & ertugrul