Saturday, January 17, 2026
Turki

Erdogan: Ilmuwan Turki berhasil produksi obat untuk pengobatan Covid-19

TURKINESIA.NET – ANKARA. Recep Tayyip Erdogan pada konferensi pers setelah pertemuan kabinet di ibukota Ankara mengumumkan bahwa para ilmuwan Turki berhasil memproduksi obat Favipiravir, yang digunakan dalam mengobati Covid-19.

“Setelah proses pendaftaran Kementerian Kesehatan kami selesai, obat akan tersedia,” katanya.

Erdogan menambahkan, obat itu diproduksi oleh para ilmuwan dengan Dewan Riset Ilmiah dan Teknologi Turki (TUBITAK).

Pada 1 Juni, setelah adanya kemajuan dalam perang melawan pandemic, Turki mengumumkan dimulainya fase pertama pelonggaran pembatasan.

Pada hari Selasa, Turki mengkonfirmasi 172.114 kasus, sementara pemulihan mendekati 144.600. Virus ini telah menewaskan 4.729 orang sejauh ini, menurut data Kementerian Kesehatan.

 

Turki semakin memudahkan pembatasan Covid-19

Erdogan juga mengumumkan pelonggaran lebih lanjut tentang pembatasan negara sebelumnya telah diperkenalkan untuk mengekang penyebaran Covid-19.

“Kita harus terbiasa dengan kenyataan bahwa periode baru yang kita sebut kenormalan baru akan berlanjut untuk sementara waktu,” kata Erdogan.

Presiden Turki mengumumkan bahwa bioskop, teater, dan pusat pertunjukan akan dibuka kembali pada 1 Juli di seluruh negeri.

Dia menambahkan bahwa jam penutupan tempat-tempat seperti restoran dan kafe telah diperpanjang dari jam 10 malam hingga tengah malam. Aula pernikahan akan melanjutkan layanan mulai 15 Juni.

Juga, orang berusia 65 tahun ke atas sekarang akan diizinkan untuk keluar antara jam 10 pagi dan 8 malam setiap hari, sedangkan pembatasan bagi anak muda di bawah 18 tahun dicabut sepenuhnya dengan syarat mereka ditemani oleh orangtuanya.

Sumber: Anadolu Agency English

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x