
TURKINESIA.NET – ISTANBUL. Biaya [Hidup] manusia dan dampak ekonomi dari pandemi coronavirus telah mengubahnya menjadi krisis global yang menentukan era, kata presiden Turki pada hari Selasa.
“Dengan jatuhnya ekonomi, pandemi ini telah berubah menjadi krisis terbesar sejak Perang Dunia II,” kata Recep Tayyip Erdogan dalam sebuah telekonferensi bersama dewan eksekutif pusat Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa.
“Khususnya keputusasaan negara-negara maju dalam menghadapi krisis yang begitu komprehensif memaksa kami untuk mempertimbangkan kembali semua prediksi di masa depan,” tambah Erdogan.
Erdogan mengatakan bahwa ketika epidemi tersebut melanda negara tetangga Eropa dan Iran, tidak ada jalan bagi Turki untuk menghindari merasakan dampaknya.
Tetapi Turki mengambil langkah-langkah yang diperlukan tepat waktu berkat infrastruktur kesehatan yang kuat, katanya.
Turki akan memastikan bahwa langkah-langkah “tingkat tertinggi” diambil selama bulan suci Ramadhan – yang akan dimulai pada hari Jumat – katanya. Ia menambahkan “Kami bertujuan untuk beralih ke kehidupan normal setelah liburan Idul Fitri”
Erdogan menekankan pentingnya persiapan untuk perkembangan baru di dunia pasca-epidemi di Turki dan di sekitar kawasan serta untuk memerangi virus corona.
Angka positif terinfeksi Covid-19 di Turki saat ini mencapai hamper 91.000 kasus dengan angka kematian 2.100.
Sejak muncul di Wuhan, China, Desember lalu, Covid-19 telah menyebar ke setidaknya 185 negara dan wilayah.
Data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins AS. menunjukkan infeksi di seluruh dunia telah mencapai hampir 2,5 juta, dengan jumlah kematian hampir 172.000, sementara hampir 660.000 orang telah sembuh.
Sumber: Anadolu Agency English





