
TURKINESIA.NET – BRUSSEL. Pertemuan menteri luar negeri NATO pada hari Kamis menyetujui langkah-langkah untuk memerangi pandemi coronavirus, kata kepala aliansi militer.
“NATO dibentuk untuk menghadapi krisis,” kata Jens Stoltenberg setelah pertemuan konferensi melalui video. Ia menambahkan bahwa aliansi tersebut mengoordinasikan dan mendukung upaya nasional melawan pandemi.
Para menteri setuju untuk menugaskan komandan tertinggi NATO Jenderal Tod D. Walters untuk mengarahkan dukungan militer yang diperlukan untuk memerangi pandemi coronavirus, menurut sebuah pernyataan NATO.
Dalam minggu-minggu mendatang, negara-negara NATO akan menilai kapasitas pengangkutan udara mereka untuk memastikan bahwa pasokan medis terkirim secara terkoordinasi.
Mereka juga akan memeriksa kapasitas surplus atau stok mereka yang lain agar lebih sesuai dengan permintaan dukungan dari sekutu dan mitra.
Para menteri pertahanan NATO akan bertemu pada pertengahan April melalui konferensi video untuk membahas hasil penilaian dan dampak jangka panjang dari virus corona.
Sekutu NATO telah memberikan bantuan dengan mengangkut pasokan medis penting, menyediakan tenaga medis dan peralatan, serta memastikan informasi yang transparan dan tepat waktu, kata Stoltenberg.
Sekretaris jenderal itu menggambarkan pengiriman pasokan medis Turki ke Italia dan Spanyol sebagai contoh yang baik dan menyatakan terima kasih atas tawaran lebih lanjut yang dibuat oleh para menteri luar negeri selama pertemuan.
Para menteri luar negeri juga menyetujui langkah selanjutnya untuk memerangi terorisme dengan memperkuat kemitraan NATO di Timur Tengah dan Afrika Utara.
Mereka juga memutuskan untuk meningkatkan misi pelatihan aliansi di Irak dan mengambil alih kegiatan pelatihan dari koalisi global.
“Kami tahu bahwa ancaman dan tantangan lain belum hilang. Tanggung jawab utama NATO adalah memberikan keamanan di perbatasan untuk hampir 1 miliar orang,” kepala NATO mengingatkan.
Sumber: Daily Sabah





