
TURKINESIA.NET – TRIPOLI. Dengan sebuah rumah sakit yang didirikan oleh Turki di Libya, Ankara sejauh ini telah memberikan layanan perawatan kesehatan kepada 8.414 warga Libya, sebagai bagian dari perjanjian pelatihan militer, bantuan dan penasehat, kata Kementerian Pertahanan Turki, Senin.
“Dukungan petunjuk kami untuk Libya yang bersahabat dan sekutu akan terus berlanjut,” tulis kementerian itu di Twitter.
Rumah Sakit Militer Mitiga yang dijalankan oleh Komando Tugas Angkatan Bersenjata Turki (TSK) untuk Libya, di ibu kota Tripoli, memiliki peralatan lengkap dan siap untuk memberikan layanan perawatan kesehatan kepada pasukan keamanan di negara Afrika Utara, dengan tim dokter ahli.
Dilengkapi dengan perangkat teknologi paling modern, Rumah Sakit ini melayani tentara Libya, polisi dan personel keamanan.
Sebanyak 16 dokter spesialis di 13 cabang bekerja di rumah sakit ini yang meliputi layanan gawat darurat, klinik rawat jalan, pusat X-ray, ruang operasi, unit perawatan intensif, apotek, laboratorium, departemen perawatan gigi dan rawat inap.
Tahun lalu, Ankara dan Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA) yang berbasis di Tripoli yang diakui secara internasional mencapai dua nota kesepahaman (MoU) terpisah, satu tentang kerja sama militer dan satu lagi tentang perbatasan laut di Mediterania Timur.
Kerja sama militer tersebut meliputi latihan militer gabungan, industri keamanan dan pertahanan, kontraterorisme, migrasi ilegal, pengamanan perbatasan darat, laut dan udara, narkoterorisme, anti penyelundupan, operasi bahan peledak rakitan dan bencana alam, melakukan operasi bersama serta struktur organisasi kekuatan pertahanan dan keamanan.
Pemerintah Libya yang dibentuk pada tahun 2015, telah menghadapi sejumlah tantangan, termasuk serangan oleh pasukan pemberontak Jenderal Khalifa Haftar berbasis timur yang didukung oleh Rusia, Prancis, Mesir, dan Uni Emirat Arab (UEA). GNA telah membalikkan keadaan melawan pasukan Haftar, berkat dukungan militer yang diberikan oleh Turki.
Sumber: Daily Sabah





