Thursday, March 5, 2026
Bangsa Turk

Ranjau Armenia menewaskan 4 warga sipil Azerbaijan

TURKINESIA.NET – BAKU. Empat warga sipil Azerbaijan tewas pada hari Sabtu setelah mobil mereka melindas ranjau darat yang ditanam oleh tentara Armenia yang mundur di daerah yang baru dibebaskan di wilayah Nagorno-Karabakh, kata jaksa penuntut Azerbaijan.

Ledakan itu terjadi ketika sebuah kendaraan yang membawa warga sipil terkena ranjau darat di desa Ashagi Seyidahmedli di provinsi Fuzuli, kata sebuah pernyataan.

“Ranjau itu ditanam oleh angkatan bersenjata Armenia selama mereka mundur,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa itu adalah ranjau anti-tank.

Pihak berwenang Azerbaijan meminta masyarakat tidak memasuki kawasan yang baru dibebaskan tanpa adanya izin khusus.

Ledakan itu menunjukkan bahaya yang harus dihadapi oleh warga Azerbaijan dalam upaya untuk bermukim kembali di wilayah tersebut.

Berada di sepanjang perbatasan dengan Iran, Fuzuli merupakan salah satu dari beberapa distrik yang diduduki oleh separatis Armenia pada 1990-an.

Azerbaijan merebut kembali Fuzuli dalam bentrokan baru atas Karabakh yang dimulai pada akhir September dan berlanjut selama enam minggu.

Hubungan antara bekas republik Soviet Azerbaijan dan Armenia telah tegang sejak 1991 ketika militer Armenia menduduki Nagorno-Karabakh, wilayah yang diakui sebagai bagian dari Azerbaijan, dan tujuh wilayah yang berdekatan.

Baku membebaskan beberapa kota strategis dan hampir 300 pemukiman dan desanya dari pendudukan Armenia selama ini.

Sebelumnya, sekitar 20% wilayah Azerbaijan telah diduduki secara ilegal selama hampir tiga dekade.

Kedua bekas wilayah Soviet itu menandatangani kesepakatan perdamaian yang ditengahi Moskow pada 9 November, mengakhiri pertempuran sengit selama berminggu-minggu dan mengharuskan Armenia untuk  menyerahkan kembali beberapa wilayah ke Baku.

Sumber: Daily Sabah

4 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x