Tuesday, March 3, 2026
Bangsa Turk

Berbicara dengan Putin, Erdogan puji gencatan senjata Azerbaijan-Armenia

TURKINESIA.NET – ANKARA. Presiden Recep Tayyip Erdoğan memuji gencatan senjata di Nagorno-Karabakh Azerbaijan dalam panggilan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut pernyataan dari Direktorat Komunikasi Turki pada Selasa malam.

Menurut sebuah pernyataan, Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa gencatan senjata adalah langkah positif untuk mencapai solusi permanen.

Presiden mengatakan kepada Putin bahwa kepatuhan Armenia terhadap gencatan senjata adalah yang paling penting.

Erdogan juga mengatakan bahwa pasukan Turki akan berada di Azerbaijan bersama pasukan Rusia untuk observasi dan pengawasan, di wilayah yang ditentukan oleh pemerintah Azerbaijan.

Dia menggarisbawahi pentingnya pembuatan koridor antara daratan Azerbaijan dan daerah kantong Nakchivan yang terletak di perbatasan Turki.

https://turkinesia.com/index.php/2020/11/10/dihajar-telak-armenia-akui-kekalahan-dan-setuju-akhiri-perang-dengan-azerbaijan/

Presiden Erdogan menekankan pentingnya kerja sama Turki-Rusia untuk menyelesaikan konflik dan masalah regional, termasuk di Kaukasus dan Suriah.

Azerbaijan dan Armenia telah mencapai kesepakatan damai bersejarah untuk mengakhiri konflik puluhan tahun di Nagorno-Karabakh yang diduduki, sebuah langkah yang dipandang sebagai kemenangan bagi Baku dan kekalahan bagi Yerevan.

Setelah pengumuman kesepakatan kedua negara, penduduk Azerbaijan turun ke jalan merayakan, namun warga Armenia melakukan aksi protes.

Armenia, Azerbaijan dan Rusia mengatakan pada Selasa dini hari bahwa mereka telah menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri konflik militer di wilayah tersebut setelah lebih dari sebulan bentrokan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa gencatan senjata telah dimulai dan bahwa militer Azerbaijan dan Armenia akan tetap berada di posisi yang mereka kendalikan.

Perjanjian yang ditengahi Moskow yang memberlakukan gencatan senjata pada pukul 1 pagi waktu setempat (21:00 GMT), muncul setelah serangkaian kemenangan Azerbaijan dalam perjuangannya untuk merebut kembali wilayah pendudukannya.

Sumber: Daily Sabah

4.5 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x