Turki: Dunia harus bersuara, Armenia lakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan langgar gencatan senjata

TURKINESIA.NET – ANKARA. Opini publik internasional harus berbicara menentang Armenia,” kata Kementerian Pertahanan Turki pada Minggu di tengah laporan bahwa Yerevan melanggar gencatan senjata yang baru tercapai di Nagorno-Karabakh yang diduduki.
“Selain melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, Armenia sekarang melanggar gencatan senjata. Meskipun ada gencatan senjata, mereka terus menyerang permukiman sipil,” kata kementerian lewat Twitter.
Azerbaijan pada hari Minggu mengatakan bahwa penembakan oleh pasukan Armenia di kota terbesar kedua di negara itu telah menewaskan sembilan orang, satu hari setelah gencatan senjata antara kedua pihak akan diberlakukan.
Korban tewas dalam serangan rudal Armenia di kota Ganja Azerbaijan pada hari Minggu meningkat menjadi sembilan termasuk empat wanita. Sebanyak 34 orang lainnya, di antaranya 16 wanita dan enam anak, terluka, kata Kejaksaan Agung Azerbaijan dalam sebuah pernyataan.
Pada Sabtu, Azerbaijan dan Armenia menyepakati gencatan senjata kemanusiaan, yang meliputi pertukaran tahanan dan pengambilan jasad di Nagorno-Karabakh yang mulai berlaku pada pukul 00.00 waktu setempat (0800GMT).
Gencatan senjata diberlakukan pasca pertemuan trilateral yang digelar pada Jumat di Moskow antara menteri luar negeri Rusia, Azerbaijan, dan Armenia.
Bentrokan antara musuh lama meletus lagi akhir bulan lalu atas wilayah Nagorno-Karabakh yang diduduki secara ilegal di Azerbaijan dan pertempuran sengit telah menyebabkan ratusan orang tewas dan ribuan orang mengungsi.
Sumber: Daily Sabah


