Sunday, January 18, 2026
Eropa

AS desak Turki dan Yunani selesaikan masalah dengan dialog

TURKINESIA.NET – ANKARA. Amerika Serikat telah mendesak Turki dan Yunani untuk berkomitmen pada dialog guna penyelesaian masalah yang berasal dari perbedaan mereka atas hak kedaulatan di Mediterania timur. Sebelumnya, Jerman telah menyerukan tindakan serupa sebagai presiden masa jabatan di Uni Eropa.

Presiden AS Donald Trump berbicara dengan Presiden Recep Tayyip Erdoğan dan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis melalui telepon pada 26 Agustus karena ketegangan antara dua sekutu NATO telah meningkat di wilayah tersebut dengan kekhawatiran akan kemungkinan konflik bersenjata.

“Presiden Trump menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan antara sekutu NATO Yunani dan Turki di Mediterania timur,” kata Judd Deere, wakil sekretaris pers Gedung Putih, di Twitter saat dia mengumumkan percakapan telepon terpisah antara Trump dengan kedua pemimpin.

“Presiden Trump menegaskan kembali bahwa Yunani dan Turki harus berkomitmen untuk berdialog yang merupakan satu-satunya jalan untuk menyelesaikan perbedaan mereka. Kedua pemimpin juga membahas isu-isu penting bilateral dan regional,” ujarnya.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh Direktorat Komunikasi Turki menginformasikan bahwa Erdogan mengingatkan Trump bahwa Turki bukanlah penyebab ketidakstabilan di kawasan itu dan bahwa Turki telah membuktikan “tindakan konkret” yang ingin mengurangi ketegangan dan menjalin dialog tentang masalah tersebut.

Intervensi Washington mengikuti upaya serupa oleh Jerman sebagai presiden masa jabatan UE yang berusaha mengurangi ketegangan antara kedua tetangga dengan meluncurkan putaran baru pembicaraan langsung antara Ankara dan Athena.

Turki dan Yunani berselisih tentang klaim landas kontinen di Mediterania timur dan saling menuduh meningkatkan ketegangan.

Turki mengecam Yunani atas tuntutan maksimalisnya dengan menyarankan bahwa hanya Pulau Meis seluas 10 kilometer persegi yang harus diberikan wilayah yurisdiksi maritim seluas 40.000 kilometer persegi dengan mengorbankan hak-hak Turki di wilayah yang sama.

Sumber: Hurriyet Daily News

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x