Home / info dunia / Pengacara Ini Ungkap Bagaimana Mossad Gugat Musuh-Musuh Kolonialis Israel
Nitsana Darshan-Leitner keluar meninggalkan gedung pengadilan federal Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada 23 Februari 2015. (Brendan McDermid/Reuters)

Pengacara Ini Ungkap Bagaimana Mossad Gugat Musuh-Musuh Kolonialis Israel

New York, turkinesia.com — Seorang pengacara menjelaskan dalam sebuah buku baru tentang peran badan intelijen Mossad dalam berbagai pengadilan Amerika Serikat (AS) yang ia jalani dalam rangka menggugat otoritas sejumlah negara.

Nitsana Darshan-Leitner, seorang yahudi ortodoks, ibu dari enam anak, dan kepala Shurat HaDin, sebuah lembaga hukum nonprofit Israel.

Ia mengadukan otoritas Palestina, Iran, Hizbullah Libanon, dan Korea Utara ke pengadilan di AS.

Sejumlah kasus disidangkan di beberapa pengadilan AS, biasanya kasus warga negara AS korban penembakan dan pengeboman Palestina, serangan roket Hizbullah, atau dugaan dana pejuang yang disimpan di bank-bank yang terdapat di AS.

Buku itu berjudul Harpoon. Dinamakan demikian sesuai dengan nama kode unit penyelidikan keuangan Mossad yang bekerja sama dengan Nitsana.

Buku tersebut mengungkapkan bagaimana kolonialis Israel menargetkan rekening-rekening bank serta gudang-gudang senjata milik musuh-musuhnya.

Nitsana menceritakan bahwa ia diundang ke kantor pusat Mossad untuk konsultasi setelah ia beserta Shurat HaDin mulai menuntut warga Palestina atas serangan yang dimulai sejak 2000.

“Saya jelaskan kepada mereka apa yang kami lakukan, bagaimana dan di mana berbagai tuntuntan hukum diajukan, apa bukti dan yurisdiksi yang dibutuhkan, aturan-aturan umum,” terang Nitsana kepada Reuters.

“Respons mereka adalah ‘Apa yang harus kita lakukan untuk mengajukan tuntutan hukum lebih banyak lagi? Apa yang Anda butuhkan?'” lanjutnya.

Demikian hingga berkembang ke pertemuan-pertemuan singkat reguler di kafe-kafe yang sepi. Pada saat itulah, Nitsana memperoleh berbagai informasi rahasia tentang keuangan tersangka untuk diajukan di pengadilan-pengadilan AS.

Utusan-utusan Harpoon tidak pernah memberikan suatu dokumen apa pun kepada Nitsana.

Ia mengungkapkan, “Mereka menguraikan satu per satu semua data dari ingatan. Itu sangat luar biasa.”

Berdasarkan keefektifan upaya Nitsana bersama Shurat HaDin, kolonialis Israel memandang bahwa pengadilan merupakan suatu cara untuk menang menghadapi musuh-musuhnya.

Buku Harpoon telah diajukan. Sesuai dengan hukum kolonialis Israel, sensor militer menghilangkan seperlima teks secara keseluruhan karena mengandung sejumlah detail tentang metode-metode dan personel intelijen. (r)

Sumber: Reuters

About admin

Check Also

Siswa Berprestasi Muncul Dari Sekolah yang Diminta Tutup Erdogan

JAKARTA — Minggu lalu masyarakat Afganistan dikejutkan dengan desas-desus bahwa pemerintah Turki meminta agar salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *