Home / ekonomi / Naik Jadi 15,39 Persen, Inflasi Tertinggi Turki Sejak 2004 Lalu

Naik Jadi 15,39 Persen, Inflasi Tertinggi Turki Sejak 2004 Lalu

Turkinesia.com – Inflasi harga konsumsi Turki melonjak dan jadi inflasi tertinggi sejak 14 tahun terakhir, per bulan juni 2018. Alhasil mendorong nilai tukar lira meturun dan memberi tekanan pada bank sentral Turki untuk menaikkan suku bunga.

Dilansir dari Reuters, Inflasi naik menjadi 15,39 persen dari tahun sebelumnya, hal tersebut merupakan kenaikan tertinggi sejak 2004 semenjak metode baru menghitung kenaikan harga diperkenalkan. Sedang inflasi CPI per bulan melonjak menjadi 2,61 persen, hampir dua kali lipat dari perkiraan pada jajak pendapat Reuters.

Bank sentral Turki telah menaikkan tingkat kebijakan utama sebesar 500 basis poin sejak April dalam upaya untuk mensiasati penurunan 18 persen lira tahun ini. Akibat dari inflasi tertinggi ini Komite Kebijakan Moneter (MPC) Turki akan segera mengadakan pertemuan kembali pada 24 Juli memdatang, untuk membahas masalah tersebut.

“Pasar dihargai untuk kenaikan lebih lanjut,” Henrik Gullberg, Ahli strategi Nomura Emerging Markets mengatakan diprediksi pasar akan mengalami kenaikan inflasi lagi, jika Bank Sentral Turki tidak memutus lingkaran setan yang akan menekan mata uang Lira Turki semakin terperosok atas Dolar AS.

“Bank sentral perlu memutuskan lingkaran setan ini terkait pelemahan mata uang yang menghasilkan inflasi yang lebih tinggi, namun respon bank sentral tidak memadai dalam mengatasi melemahnya mata uang ini,” ujarnya seperti terkutip Reuters.

Dalam lansiran yang sama, analis memperkirakan CPI akan kembali naik 1,4 persen tiap bulan. Kenaikan bulanan yang jauh lebih curam mendorong inflasi tahunan naik 3 poin persentase dari 12,15 persen pada bulan Mei 2018 kemarin.

Kenaikan didorong oleh pasar makanan dan minuman non-alkohol, yang naik 5,98 persen pada bulan tersebut, dan harga komunikasi yang naik 4,76 persen. Angka tersebut belum termasuk harga makanan dan energi yang mudah menguap, yakni 14,60 persen tahun ke tahun.

Lira, salah satu mata uang emerging market berkinerja terburuk, yang telah mencapai rekor terendah tahun ini, melemah ke 4,6973 terhadap dolar secara cepat dari 4,6215 per Dolar AS.

About admin

Check Also

Turan Alkan, Wartawan Senior Turki Akhirnya Dibebaskan Dari Penjara

Turkinesia.com – Ahmet Turan Alkan, kolumnis surat kabar Zaman yang telah ditutup otoritas Turki, tiba …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *