Home / info dunia / Jurnalis Meksiko Disiksa hingga Tewas

Jurnalis Meksiko Disiksa hingga Tewas

Ciudad de México, turkinesia.com — Di Meksiko, seorang jurnalis dari surat kabar nasional Excelsior telah dibunuh. Hector Gonzales Antonio merupakan jurnalis korban pembunuhan keenam tahun ini atau ketiga bulan ini.

Jenazah Hector ditemukan di jalanan di Ciudad Victoria, ibu kota negara bagian Tamaulipas, Selasa (29/5) pagi, menurut pernyataan pejabat kejaksaan Tamaulipas.

Kepala kejaksaan tinggi Tamaulipas mengatakan bahwa otoritas membuka investigasi untuk mengidentifikasi dan menemukan siapa saja yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

Direktur editorial Excelsior, Pascal Beltran del Rio, membenarkan pembunuhan tersebut, “Dengan duka mendalam, saya kabarkan pembunuhan kolega saya, Hector Gonzalez Antonio, seorang yang luar biasa, koresponden Excelsior dan Grupo Imagen di Tamaulipas.”

“Kami berbelasungkawa kepada keluarganya. Saya pun menyerukan agar kasus ini segera ditangani demi keadilan,” ujar Pascal di Twitter.

Jurnalis dalam Bahaya
Pembunuhan Hector terjadi kurang dari sepekan setelah pembunuhan seorang wartawan ekonomi, Alicia Diaz Gonzalez. Alicia ditemukan tewas di rumahnya di Monterrey. Ia pun disiksa hingga tewas.

Pada awal Mei, jurnalis radio Juan Carlos Huerta ditembak mati sesaat ia keluar rumah di sebuah kota kecil di Villahermosa.

Setidaknya, enam jurnalis, termasuk Hector, telah dibunuh di Meksiko pada 2018. Dua di antara mereka dibunuh karena pekerjaan mereka menurut Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ).

“Setiap pembunuhan jurnalis, fotografer, blogger, dan komentator media sosial atau awak media menegaskan bahwa rekan-rekan Meksiko kami terus menghadapi kekerasan berlanjut dan nyaris impunitas–keadaan tidak dapat dipidana–penuh bagi penyerangan terhadap pers,” jelas Jan-Albert Hootsen, perwakilan CPJ Meksiko, di Twitter.

Meksiko merupakan negara mematikan kedua bagi jurnalis setelah Suriah menurut laporan Wartawan Tanpa Batas (RSF).

Berdasarkan indeks kebebasan pers dunia 2018 RSF, Meksiko berada pada posisi ke 147 dari 180 negara.

Sejak Presiden Enrique Pena menjabat pada 2012, setidaknya 42 jurnalis dibunuh dan ada sekitar 2.000 kasus penyerangan terhadap awak media.

Lebih dari 100 jurnalis dibunuh di Meksiko sejak 2000, bahkan sebagian besar para pelakunya masih belum dihukum. (*/r)

About admin

Check Also

Siswa Berprestasi Muncul Dari Sekolah yang Diminta Tutup Erdogan

JAKARTA — Minggu lalu masyarakat Afganistan dikejutkan dengan desas-desus bahwa pemerintah Turki meminta agar salah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *