Home / info dunia / Indonesia dan Israel Saling Boikot Kunjungan Wisata

Indonesia dan Israel Saling Boikot Kunjungan Wisata

Kendati tidak memiliki hubungan diplomatik, Indonesia dan Israel masih memiliki hubungan dari sisi ekonomi dan wisata. Tak sedikit WNI yang melakukan kunjungan wisata religi ke Israel, begitupun warga Israel yang berkunjung ke Indonesia untuk beberapa alasan.

Akibat konflik di Gazza yang menewaskan puluhan warga Palestina, Indonesia langsung mengambil langkah keras dengan menerbitkan larangan masuk bagi warga Israel ke Indonesia.

Sebelumnya, warga Israel masih bisa masuk ke Indonesia dengan menggunakan visa negara tetangga yakni Singapura. Namun sejak insiden tersebut, Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dengan melarang kunjungan Warga Israel.

Merespon sikap alot Indonesia, Israel pun menerapkan kebijakan serupa bagi WNI yang ingin berkunjung ke negara Yahudi tersebut. Seperti diketahui, kunjungan WNI ke Israel banyak ditujukan dengan alasan wisata religi ke Yerusalem.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Emmanuel Nashon menyampaikan bahwa upaya ini merupakan aksi balasan atas sikap RI terhadap warganya. “Kami berupaya mengubah kebijakan Indonesia, tetapi langkah yang kami lakukan gagal. Hal itu mendorong kami melakukan tindakan balasan,” ujarnya dilansir Middle East Monitor, Kamis (31/5/18).

Israel menerapkan pelarangan WNI masuk ke wilayahnya pada 9 Juni 2018 mendatang dan sedikit banyak akan mempengaruhi iklim pariwisata di negara Yahudi tersebut. Menanggapi aksi balasan Israel, Kementerian Luar Negeri tak ambil pusing, sebab selama ini memang kedua negara tak memiliki hubungan diplomatik.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk membicarakan persoalan tersebut. Namun dirinya mengingatkan bahwa kebijakan Indonesia tidak dapat diintervensi negara manapun.

“Prinsip adalah setiap negara memiliki kewenangan untuk memberikan visa, untuk menolak visa, menunda visa. Itu adalah hak dari setiap negara,” tegasnya hari ini.

About admin

Check Also

Sabiha Gökçen: Pilot Tempur Wanita Pertama di Dunia

Jakarta, turkinesia.com — Sabiha Gökçen (lahir di Bursa pada 22 Maret 1913 dan wafat di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *