Home / info dunia / Hadiah Perpisahan dengan Juventus, Buffon Kawinkan Trofi Liga Serie A dengan Coppa Italia

Hadiah Perpisahan dengan Juventus, Buffon Kawinkan Trofi Liga Serie A dengan Coppa Italia

Laga pekan ke-38 Liga Italia Juventus lawan Hellas Verona di Stadion Allianz, Turin Sabtu (19/5) jadi laga terakhir Gianluigi Buffon menjaga gawang tim Nyonya tua.

Laga ini berakhir 2-1 yang sekaligus menjadi perayaan posisi teratas di klasemen Serie A musim 2017-2018 dengan raihan 95 poin. Juventus merayakan kampiunnya di akhir laga ini, karena urutan kedua, Napoli terpaut jauh dengan selisih 7 poin, 88 poin.

Gol yang selama pertandingan tercipta dari sontekan Daniele Rugani dan tendangan bebas Miralem Pjanic dipihak tuan rumah. Sedang dari Hellas Verona hanya mampu membalas satu gol (menit ke-76) yang disarangkan oleh Alessio Cerci setelah sang kapten Juve itu ditarik keluar lapangan.

Gianluigi Buffon pada pertandingan ini bermain hanya 63 menit pada, lalu digantikan oleh Carlo Pinsoglio sebagai kiper lapis dua Juve. Selama Buffon meninggalkan lapangan hijau, air matanya terlihat sedikit berlinang, tanda keputusannya untuk tidak berseragam Juventus sebagai pemain.

Thank you @gianluigibuffon. You are truly #UN1CO.

A post shared by Juventus Football Club (@juventus) on

Di musim ini pun Buffon selaku kapten berhasil mengawinkan dua tropi piala bergengsi Italia, yaitu Piala serie A dan Copa Italia. Keputusannya ini seakan meninggalkan kesedihan dan kebahagiaan secara bersamaan kepada para suporter Juventus, Juventi.

Tercatat karir sepakbolanya, Buffon telah melakoni 640 pertandingan Liga Italia. Catatan ini selisih tujuh pertandingan dari pemain terbanyak berlaga di liga Italia, yaitu Paolo Maldini, 647 caps, yang merupakan legendaris AC Milan.

Buffon sudah 17 tahun mengabdi dan berjuang menghalau setiap serangan lawan ke gawang tim asal kota Turin ini. Di usianya yang memasuki 40 tahun, pria yang bertinggi 191 cm ini memutuskan mengakhiri karirnya di lapangan hijau berseragam hitam putih.

Namun, sampai berita ini diturunkan, penjaga gawang yang tangguh menjaga mistarnya kebobolan ini belum memutuskan karir ke depannya, apakah akan terjun ke dunia kepelatihan sepak bola atau lainnya.

About admin

Check Also

Sabiha Gökçen: Pilot Tempur Wanita Pertama di Dunia

Jakarta, turkinesia.com — Sabiha Gökçen (lahir di Bursa pada 22 Maret 1913 dan wafat di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *