Home / info dunia / 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, Dubes Indonesia: Jangan Lupa Peran India

70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, Dubes Indonesia: Jangan Lupa Peran India

Turkinesia.com – Memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi canangkan penyelenggaraan festival Seni dan Budaya Indonesia-India.

Berbagai rangkaian kegiatan tersebut berupa pameran foto, penulisan buku, dan pameran kuliner. Hal tersebut sebagai bentuk kedekatan hubungan kedua negara yang merdeka di bulan yang sama selisih dua tahun, Indonesia 17 Agustus 1945 sedangkan India 15 Agustus 1947.

Dilansir dari Antaranews, Duta Besar Indonesia untuk India Sidharto R Suryodipuro, Senin (28/05), mengatakan bahwa Indonesia dan India tidak hanya merayakan angka, tetapi juga optimisme terhadap hubungan di masa depan. Ia pun menyampaikan peran penting kedua negara sejak masa-masa awal kemerdekaannya, baik India sendiri maupun Indonesia.

“Kita jangan lupa peran India dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” kata Dubes Arto (sapaan akrabnya).

Perdana Menteri pertama India Jawaharlal Nehru, tambah Dubes Arto, memberikan dukungan secara pribadi dan membawa negaranya untuk mendukung kemerdekaan Indonesia, pun sebaliknya saat 1947 (kemerdekaan India).

Bahkan Nehru di tahun yang sama dengan kemerdekaan India, menyelenggarakan Asian Relations Conference di New Delhi. Sebuah agenda di Asia Barat tersebut diselenggarakan untuk mengumpulkan dukungan negara Irak, Lebanon, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, dan Suriah untuk mendesak Belanda meninggalkan wilayah RI.

India merupakan salah satu dari lima negara penyelenggara Konferensi Asia Afrika di Bandung pada April 1955. Tentu mengagendakan promosi kerja sama ekonomi dan kebudayaan negara-negara Asia dan Afrika, serta melawan rezim kolonialisme di dunia.

Lain dari itu, Tahun depan KBRI New Delhi pun berencana memeriahkan Festival Bali Yatra yang diselenggarakan di Negara Bagian Odisha, India pada November untuk memperingati perjalanan pelaut kuno India untuk ekspansi perdagangan dan budaya dengan berlayar melintasi beberapa pulau, yakni Sri Lanka, Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan hingga ke Bali.

About admin

Check Also

Sabiha Gökçen: Pilot Tempur Wanita Pertama di Dunia

Jakarta, turkinesia.com — Sabiha Gökçen (lahir di Bursa pada 22 Maret 1913 dan wafat di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *